This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 30 Oktober 2016

Terkini Monthlygame Smk Islam Jepara



Aktifitas woodball di Jepara tak henti-hentinya mengadakan acara internal bertajuk Monthlygame yang kali ini dilakukan di lapangan rumput area Sekolah Menengah kejuruan Islam Jepara. Monthlygame dilaksanakan pada hari Ahad tanggal 30 Oktober 2016 diikuti sekitar 45 atlit senior maupun bau kencur putra putri atlit nasional maupun pemula, berkompetisi menjadi yang terbaik. Kegiatan dilaksanakan secara berdikari dengan donasi Rp. 20.000.- setengah buat biaya makan-minum setengahnya lagi buat hadiah.
Struktur lapangan yang bergelombang sedikit menyulitkan atlit kawakan dan harus ekstra hati-hati dalam mengolah bola. Kali ini hanya dipertandingkan kelas Singgle Stroke Kompetition.
Sebagai pemuncak pada Senior Putra diraih M.Kuwat (Couch IwbA Jepara) diikuti Ahmad Fakih (UKM Woodball Unnes) dan peringkat ke-3 Khoirul Mustakhim (IwbA Jepara)
Kemudian di kelompok Junior Putra diraih Habib (Siswa SMKN 1 Jepara) diikuti Ali Reza El Chusairi (Siswa MAN Bawu Jepara) dan peringkat ke-3 Aditya Thole (Siswa SMPN 1 Jepara)
Terakhir pada kelompok Putri Gabungan Senior-Junior diraih Maziyatur (Siswi SMAN Pecangaan Jepara) diikuti Dwi.S (IwbA Jepara) dan peringkat ke-3 Chelsy (Siswi SMPN 2 Jepara)

Senior Putra
NO
NAMA
ASAL
HC
R.1
R.2
TOTAL
1
M.Kuwat
IWbA Jepara
0
48
49
97
2
Ahmad Fakih
Unnes
0
52
48
100
3
Khoirul Mustakhim
IWbA Jepara
0
57
49
106
4
Achmad Chusairi
KWOC
10
61
56
107
5
Sisworo
IWbA Jepara
10
57
60
107
6
Arif Wibawa
KWOC
10
55
63
108
7
Zaenoen Eko
KWOC
10
51
68
109
8
Marga Nugraha
IWbA Jepara
0
55
55
110
9
Edi Supriyono
IWbA Jepara
10
62
58
110
10
Aulia Rifki
Unnes
0
55
57
112
11
Ariskha
IWbA Jepara
0
58
54
112
12
H.Rumani
KWOC
10
65
61
116
13
Ahmad Rifai
IWbA Jepara
10
62
65
117
14
Aries Gareng
IWbA Jepara
0
59
63
122
15
Mulyadi
KWOC
10
69
70
129
16
Dian Sejahtera
KWOC
10
75
65
130
17
Samsul Arif
KWOC
10
70
70
130
18
Ahmad Muktadir
KWOC
10
77
78
145

Junior Putra
NO
NAMA
HC
R.1
R.2
TOTAL
1
Khabib
0
51
54
105
2
Ali Reza
0
60
53
113
3
Aditya Thole
0
58
57
115
4
Sinung
0
64
53
117
5
Rama
10
76
66
132
6
Kahfi
0
61
72
133
7
Angges
10
75
69
134
8
Riki
10
75
71
136
9
Mirza
10
82
65
137
10
Agung
10
73
74
137
11
Ralang
0
74
64
138
12
Fandi
10
74
74
138

Senior-Junior Putri
NO
NAMA
ASAL
HC
R.1
R.2
TOTAL
1
Maziyatur
IWbA Jepara
0
57
56
113
2
Dwi S
IWbA Jepara
0
59
59
118
3
Celsy
IWbA Jepara
0
57
62
119
4
Bu Luthfiyah
KWOC
25
71
77
123
5
Mahmudah Samsul
IWbA Jepara
0
64
61
125
6
Bu Sasa
KWOC
25
73
77
125
7
Anik
IWbA Jepara
0
67
60
127
8
Riana
SMK Islam
25
82
78
135
9
Bu Diah
KWOC
25
76
85
136
10
Bu Fitri
KWOC
25
80
81
136
11
Bu Sofi
KWOC
25
78
86
139
12
Ida
IWbA Jepara
0
62
78
140
13
Nur Rofifah
SMK Islam
25
84
82
141
14
Bu Nik
KWOC
25
95
95
164
15
Laras
SMK Islam
25
103
98
176

Rabu, 26 Oktober 2016

Terkini Benarkah Olahraga Woodball Itu Murah ?



Kalau anda pernah melihat belum dewasa atau orang yang membawa alat olahraga mirip martil dengan pegangan panjang mirip tongkat melaksanakan aktifitas di lapangan rumput atau di sekitar pantai itu yaitu komunitas penggemar olahraga woodbal. Tahukah anda dengan olahraga woodball? Olahraga satu ini terdengar masih absurd di indera pendengaran kita, olahraga yang mirip golf ini memang belum begitu terkenal di Indonesia dan kebanyakan orang beranggapan bahwa woodball yaitu olahraga untuk orang berduit saja alias kalangan menengah ke atas atau olahraga untuk bapak-bapak. Namun kenyataannya, woodball yaitu olahraga yang murah meriah dan menyenangkan, banyak atlet muda dunia lahir dari olahraga ini. Bahkan olahraga ini bisa bersaing dengan negara-negara yang lebih dulu mengenal olahraga woodball ini, dan dari woodball ini negara Indonesia sanggup dikenal di dunia internasional dengan munculnya nama Ahris Sumariyanto sebagai juara dunia woodball.

Mallet sederhana
Dikatakan murah alasannya yaitu alat pemukulnya (mallet) sanggup dibentuk sendiri dari kayu dan kalau malas atau ingin lebih rapi pengerjaannya sanggup minta tolong ke tukang bubut kayu, dengan ongkos pengerjaan yang relatif murah tentunya sesuai dengan gambar dan ukuran yang kita berikan.
Untuk gawang (gate) juga sanggup dibentuk sendiri atau minta pemberian tukang bubut kayu supaya akhirnya lebih rapi, dan yang penting pada pengerjaan bola biar lebih sempurna lingkarannya alasannya yaitu pembuatan bola membutuhkan ketelitian pada bulatannya tidak bengkak atau terkesan oval dan itu menyulitkan kita kalau ketika dipukul sanggup miring ke kanan atau kiri.
Jadi benar kalau alat yang dipakai pada olahraga woodball termasuk kategori murah alasannya yaitu sanggup dibentuk sendiri secara manual.
Jelas beda kalau dibandingkan dengan bulutangkis atau tennis lapangan yang peralatannya perlu dicari di toko olahraga.
Sekarang pada ketika latihan, olahraga woodball tidak perlu ganti asesoris mirip halnya pada bulutangkis yang siap ganti raket kalau tali senar pada raket putus ketika dipakai dan tentunya suttlecock yang aduhai pemakaiannya.
Nah kini yang menjadi pertanyaan para woodballover …
Benarkah olahraga woodball itu murah ?

Mallet standar IWbA
Pada kejuaraan woodball resmi mulai ditekankan pada pemakaian alat yang berstandar nasional sesuai standar asosiasi woodball Indonesia (IWbA) terakhir yang ada hologramnya. Untuk tempat yang sudah mapan pengelolaanya baik penataan atlit maupun organisasinya tidak masalah, tapi bagi tempat yang minim isu mengenai woodball apa tidak menyulitkan.
Pengadaan karet pada mallet di tempat juga mengalami kelangkaan alasannya yaitu karet tidak serta merta dijual bebas di toko olahraga, alasannya yaitu di toko olahraga yang ada juga karet yang dipakai pada pegangannya (mallet) mirip pegangan pada raket.
Jadi kalau ingin woodball lebih memasyarakat, bebaskan atlit dari penggunaan alat yang harus standar dan permudah atlit mencari asesoris di toko-toko olahraga kalau masih ingin olahraga woodball termasuk kategori olahraga murah, meriah dan menyenangkan.

Dari :
@Curahan hati seorang pecinta Woodball.