This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 14 Januari 2017

Terkini Kompetisi Isl 2017



Berikut aturan-aturan tersebut:

- Setiap klub ISL hanya diperbolehkan menggunakan pemain ajaib dengan regulasi 2+1, yaitu dua pemain ajaib dan satu pemain Asia. Usia mereka tidak boleh lebih dari 35 tahun dan harus bermain di kasta tertinggi kompetisi negaranya.

- Setiap klub juga akan dikenai pembatasan usia pemain. PSSI merencanakan setiap klub hanya sanggup diperkuat maksimal dua pemain berusia 35 tahun ke atas.

- Masing-masing klub juga diharuskan mengontrak minimal lima pemain U-23, yang tiga di antaranya wajib dimainkan.

- PSSI juga mewajibkan klub mempunyai tim usia di bawah 21 tahun dan di bawah 19 tahun (U-21 dan U-19) sebagai bab dari pembinaan.

Aturan-aturan itu dimaksudkan untuk membuat kompetisi yang lebih sehat serta menunjang prestasi tim nasional. Dari kompetisi nanti diperlukan lahir pemain-pemain baru, yang sekarang menerima lebih banyak ruang. Di divisi utama, forsi pemain muda juga dibuka sangat luas. Klub-klub yang akan berkompetisi mulai April dihentikan menggunakan pemain ajaib dan diperlukan menggunakan pemain berusia 23 tahun ke bawah.

Berikut ini daftar akseptor klub ISL 2017 :

1. Persipura Jayapura
2. Arema FC (Eks Arema Cronus)
3. Madura United (Eks Pelita Bandung Raya)
4. Sriwijaya FC
5. Persib Bandung
6. PSM Makassar
7. Bhayangkara FC (Eks Surabaya United)
8. Semen Padang
9. Pusamania Borneo FC
10. Mitra Kutai Kartanegara
11. Perseru Serui
12. Bali United (Eks Persisam Putra Samarinda)
13. Persiba Balikpapan
14. Persija Jakarta
15. Persela Lamongan
16. Barito Putera
17. Persegres Gresik United
18. PS Tentara Nasional Indonesia (Eks Persiram Raja Ampat)

Kompetisi Divisi Utama 2017

Salah satu keputusan penting dari Kongres Tahunan PSSI 2017 ialah pengurangan akseptor kompetisi Divisi Utama pada selesai animo 2017.

Divisi Utama animo 2018 hanya akan diisi 24 klub, dalam artian pada selesai animo 2017 akan ada 36 klub yang terdegradasi ke divisi dibawahnya.

Jokdri sapaan akrabnya mengakui pemangkasan akseptor Divisi Utama menjadi 24 tim pada 2018 dengan tujuannya biar kualitas kompetisi tidak berbeda jauh dengan level atasnya, Indonesia Super League (ISL).

”Dengan format dua wilayah, yang masing-masing ditempati 12 peserta, pertandingan akan sangat kompetitif untuk animo 2018,” tutur Jokodri.

”Dampaknya, nilai komersial jadi tinggi, sehingga klub menerima revenue yang signifikan untuk membiayai timnya.”

Berikut beberapa hal yang perlu anda ketahui perihal kompetisi kasta kedua di tanah air itu:

1.      Musim kompetisi dimulai Maret 2017, satu pekan sesudah ISL bergulir. ISL sendiri digelar 26 Maret 2017.
2.      Kompetisi akan berakhir pada Oktober 2017.
3.      Diikuti total 61 klub termasuk Persebaya.
4.      Jumlah klub yang terkena degradasi sebanyak 36 klub. Tujuannya memampatkan jumlah klub menjadi 24 untuk animo kompetisi 2018.
5.      PSSI mewacanakan setiap akseptor wajib mendaftarkan lima pemain di bawah 23 tahun.
6.      Usia pemain maksimal 25 tahun. Namun, klub sanggup mendaftarkan lima pemain di atas 25 tahun.
7.      Klub boleh memainkan maksimal lima pemain berusia di atas 25 tahun dalam satu pertandingan.
8.      Klub akseptor tidak diperbolehkan merekrut pemain asing.

Berikut ini daftar akseptor Divisi Utama Indonesian Soccer Championship 2017

Sumatera (10 klub):
  1. Persiraja Banda Aceh
  2. PSBL Langsa
  3. PSPS Pekanbaru
  4. PSMS Medan
  5. Persebo Musi Raya
  6. PS Bangka
  7. Bintang Jaya Asahan
  8. Pro Duta FC
  9. PS Bengkulu
  10. Persih Tembilahan

Jawa (36 klub):
  1. Persebaya Surabaya
  2. Persita Tangerang
  3. Perserang Serang
  4. Cilegon United
  5. Persikad Depok
  6. Persikabo Bogor
  7. PSGC Ciamis
  8. PSCS Cilacap
  9. Persip Pekalongan
  10. Persika Karawang
  11. Persis Solo
  12. Persibas Banyumas
  13. Persibangga Purbalingga
  14. PSIS Semarang
  15. PSIM Yogyakarta
  16. Persijap Jepara
  17. Persibat Batang
  18. PSIR Rembang
  19. PPSM Magelang
  20. Persipur Purwodadi
  21. PSS Sleman
  22. Madiun Putra
  23. PSBI Blitar
  24. Persiba Bantul
  25. PS Mojokerto Putra
  26. Persinga Ngawi
  27. Persik Kediri
  28. Persepam Madura
  29. Persida Sidoarjo
  30. Persatu Tuban
  31. PSBK Kota Blitar
  32. Laga FC Surabaya
  33. Persekap Pasuruan
  34. Persekam Metro FC Malang
  35. Persewangi Banyuwangi
  36. Perssu Sumenep

Bali (2 klub):
  1. Persires Rengat
  2. PS Badung

Lombok (1 klub):
  1. PS Sumbawa Barat

Kalimantan (3 klub):
  1. Persipon Pontianak
  2. Kalteng Putra
  3. Martapura FC

Sulawesi (3 klub):
  1. Celebest FC
  2. Persigo Gorontalo
  3. Persbul Buol

Papua (5 klub):
  1. Yahukimo
  2. Persiwa Wamena
  3. Persifa Fak Fak
  4. PSBS Biak
  5. Persigubin Gunung Bintang


Minggu, 18 Desember 2016

Terkini Monthlygame Iwba Jepara Desember 2016



Peningkatan prestasi olahraga cabang Woodball yang antara lain ditunjukkan oleh
perolehan medali emas di tingkat internasional ibarat Asian Beach Games di Vietnam oleh seorang putra Jepara dan sekaligus menjadi kampiun dunia cabang olahraga woodball kemarin yakni seorang Ahris Sumariyanto, belum dapat menjadi magnet bagi trend cowok pemudi khususnya wilayah Jepara untuk menekuni cabang olahraga ini.
Monthlygame bulan Desember 2016 ini merupakan ajang uji nyali dan sebagai pengobat rasa rindu untuk berkompetisi sesama woodballover di wilayah Jepara yang terlihat rindu dengan agenda dari federasi IWbA yang sepi kejuaraan pasca Kejurnas/Banten Open kemarin.
Monthlygame yang dilaksanakan pada hari Ahad tanggal 18 Desember 2016 ini biasanya dihadiri rekan-rekan UKM Woodball Unnes dan komunitas woodball di sekitar wilayah Jepara, kali ini minim peserta, padahal cuaca yang sangat dekat dan lapangan yang sangat anggun sangat mendukung program ini.
Tercatat diikuti akseptor 16 Putra dan 8 akseptor Putri sehingga pembagian kelompok tidak berdasar atlit senior/junior tetapi pribadi dibagi kelompok putra dan putri

JUARA SINGGLE STROKE COMPETITION PUTRA
NO
NAMA
R.1
R.2
TOTAL
RANGKING
1
Ariskha
52
56
108
1
2
K.Mustakim
59
50
109
2
3
Rudiyanto
58
54
112
3
4
Aries de Gareng
55
59
114
4
5
Mr.Khuwat
62
59
121
5
6
Edi Supriyono
64
57
121
6
7
Farid Aditama
61
63
124
7
8
Aditya
62
62
124
8
9
Ali Reza
72
57
129
9
10
Endank Kusnandar
65
65
130
10
11
Sisworo
71
61
132
11
12
Achmad Chusairi
62
77
139
12
13
Zaenun Eko
83
64
147
13
14
A.Rifa'i
71
78
149
14
15
Arif Wibawa
75
76
151
15
16
H.Rumani
70
87
157
16

JUARA SINGGLE STROKE COMPETITION PUTRI
NO
NAMA
R.1
R.2
TOTAL
RANGKING
1
Chelsea
65
59
124
1
2
Anik
68
68
136
2
3
Nawang Sari
70
69
139
3
4
Dwi Supriyono
71
71
142
4
5
Bunda Ida
77
74
151
5
6
Mahmudah Samsul
79
79
158
6
7
Putri S
89
92
181
7
8
Martina
105
102
207
8