This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 05 April 2018

Sangat Viral Ronaldo, Top Skor Dan Rekor Di Liga Champion

 Sejarah kembali diukir Cristiano Ronaldo sesudah pemain andalan Real Madrid itu membantu  Sangat Viral Ronaldo, Top Skor  dan Rekor di Liga Champion

Sejarah kembali diukir Cristiano Ronaldo sesudah pemain andalan Real Madrid itu membantu timnya menang 3-0 atas Juventus, Rabu (4/4) dini hari WIB.

Mega bintang Portugal tersebut hanya butuh waktu kurang dari tiga menit untuk membuka skor di leg pertama perempat-final, sebelum membukukan gol salto di babak kedua.

Los Blancos bertandang ke Allianz Stadium dengan impian membawa pulang hasil memuskan dari leg pertama di kompetisi antarklub terelite Eropa. Dan, mereka sukses mendapatkannya berkat performa bintang lima Ronaldo.

Setelah memegang label sebagai top skor di kompetisi ini, pemain 33 tahun tersebut kembali mengukir sederet rekor dalam satu pertandingan.

Eks bintang Manchester United itu sekarang telah mengemas sembilan gol di Liga Champions melawan Juventus. Sebelumnya, tidak ada pemain yang bisa mencetak gol sebanyak itu melawan tim yang sama.

Sepasang gol Ronaldo juga membawanya mengukir 39 gol di semua kompetisi demam isu ini – lebih banyak dari pemain lain di lima liga top Eropa.

Ia juga menjadi pemain pertama sepanjang sejarah Liga Champions yang mencetak gol di sepuluh penampilan berturut-turut. Kini, Ronaldo berharap mencetak lebih banyak gol untuk membantu Los Blancos merengkuh gelar UCL ketiga beruntun.
Catatan 10 pertandingan itu dihitung semenjak final demam isu 2016/2017 di Cardiff City. Total, Ronaldo sudah mengemas 16 gol dari 10 langgar tersebut.

Berikut ini rekor-rekor yang dicetak Cristiano Ronaldo di Liga Champions menyerupai dikutip dari Squawka:

1. 100 gol pertama

Cristiano Ronaldo menjadi pemain pertama yang mencetak 100 gol di Liga Champions, baik ketika menjadi pemain Manchester United atau Madrid. Gol ke-100 Ronaldo di Liga Champions itu dibentuk ketika hattrick ke gawang Bayern Munchen di leg kedua perempat final demam isu 2016/2017.

2. 50 Gol pertama di babak gugur

Di semifinal Liga Champions 2016/2017, Ronaldo menjadi pemain pertama yang mencetak 50 gol di babak gugur. Ketika itu, Ronaldo mencetak hattrick ke gawang Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Liga Champions demam isu lalu.

3. Hattrick beruntun

Selain mencetak 50 gol di babak gugur, Ronaldo juga menjadi yang pertama dalam mencetak hattrick berturut-turut di Liga Champions. Setelah mengemas tiga gol ke gawang Munchen di leg kedua perempat final Liga Champions 2016/206, Ronaldo kembali hattrick ke gawang Atletico di leg pertama semifinal demam isu tersebut.

4. Mencetak gol di tiga langgar final

Pada final Liga Champions demam isu lalu, Ronaldo dua kali membobol gawang Juventus yang membawa Madrid menang 4-1 dan menjadi juara. Torehan golnya itu membawa pemain 33 tersebut menjadi yang pertama mencetak gol di tiga langgar final.

Sebelumnya, Ronaldo membobol gawang Chelsea pada final 2007/2008. Lalu dilanjutkan dengan mencetak gol ke gawang Atletico Madrid pada final 2013/2014.

5. Mengemas gol di setiap langgar fase grup

Di demam isu ini, Ronaldo sudah mengemas 14 gol di Liga Champions, dengan sembilan di antaranya dicetak di babak grup. Gol tunggalnya ke gawang Borussia Dortmund pada langgar terakhir fase grup demam isu ini menciptakan Ronaldo sebagai pemain pertama yang mencetak gol di setiap langgar fase grup.

6. 100 Gol untuk satu klub

Gol pertama Ronaldo ke gawang Paris Saint-Germain di leg pertama babak 16 besar Liga Champions demam isu ini menimbulkan pemain asal Portugal itu yang pertama mengemas 100 gol untuk satu klub, adalah Real Madrid. Dalam langgar itu Ronaldo mencetak dua gol yang membawa Madrid menang 3-1.

-----

Daftar top skor sementara Liga Champion 2017/2018:

1. Cristiano Ronaldo (Real Madrid) 14 gol
2. Wissam Ben Yedder (Sevilla) 8 gol
3. Sadio Mane (Liverpool) 7 gol
4. Harry Kane (Tottenham Hotspur) 7 gol
5. Mohamed Salah (Liverpool) 7 gol
6. Roberto Firmino (Liverpool) 7 gol
7. Edinson Cavani (Paris Saint-Germain) 7 gol
8. Neymar (Paris Saint-Germain) 6 gol
9. Lionel Messi (Barcelona) 6 gol
10. Philippe Coutinho (Liverpool/Barcelona) 5 gol

Sangat Viral Ronaldo, Top Skor Dan Rekor Di Liga Champion

 Sejarah kembali diukir Cristiano Ronaldo sesudah pemain andalan Real Madrid itu membantu  Sangat Viral Ronaldo, Top Skor  dan Rekor di Liga Champion

Sejarah kembali diukir Cristiano Ronaldo sesudah pemain andalan Real Madrid itu membantu timnya menang 3-0 atas Juventus, Rabu (4/4) dini hari WIB.

Mega bintang Portugal tersebut hanya butuh waktu kurang dari tiga menit untuk membuka skor di leg pertama perempat-final, sebelum membukukan gol salto di babak kedua.

Los Blancos bertandang ke Allianz Stadium dengan impian membawa pulang hasil memuskan dari leg pertama di kompetisi antarklub terelite Eropa. Dan, mereka sukses mendapatkannya berkat performa bintang lima Ronaldo.

Setelah memegang label sebagai top skor di kompetisi ini, pemain 33 tahun tersebut kembali mengukir sederet rekor dalam satu pertandingan.

Eks bintang Manchester United itu sekarang telah mengemas sembilan gol di Liga Champions melawan Juventus. Sebelumnya, tidak ada pemain yang bisa mencetak gol sebanyak itu melawan tim yang sama.

Sepasang gol Ronaldo juga membawanya mengukir 39 gol di semua kompetisi demam isu ini – lebih banyak dari pemain lain di lima liga top Eropa.

Ia juga menjadi pemain pertama sepanjang sejarah Liga Champions yang mencetak gol di sepuluh penampilan berturut-turut. Kini, Ronaldo berharap mencetak lebih banyak gol untuk membantu Los Blancos merengkuh gelar UCL ketiga beruntun.
Catatan 10 pertandingan itu dihitung semenjak final demam isu 2016/2017 di Cardiff City. Total, Ronaldo sudah mengemas 16 gol dari 10 langgar tersebut.

Berikut ini rekor-rekor yang dicetak Cristiano Ronaldo di Liga Champions menyerupai dikutip dari Squawka:

1. 100 gol pertama

Cristiano Ronaldo menjadi pemain pertama yang mencetak 100 gol di Liga Champions, baik ketika menjadi pemain Manchester United atau Madrid. Gol ke-100 Ronaldo di Liga Champions itu dibentuk ketika hattrick ke gawang Bayern Munchen di leg kedua perempat final demam isu 2016/2017.

2. 50 Gol pertama di babak gugur

Di semifinal Liga Champions 2016/2017, Ronaldo menjadi pemain pertama yang mencetak 50 gol di babak gugur. Ketika itu, Ronaldo mencetak hattrick ke gawang Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Liga Champions demam isu lalu.

3. Hattrick beruntun

Selain mencetak 50 gol di babak gugur, Ronaldo juga menjadi yang pertama dalam mencetak hattrick berturut-turut di Liga Champions. Setelah mengemas tiga gol ke gawang Munchen di leg kedua perempat final Liga Champions 2016/206, Ronaldo kembali hattrick ke gawang Atletico di leg pertama semifinal demam isu tersebut.

4. Mencetak gol di tiga langgar final

Pada final Liga Champions demam isu lalu, Ronaldo dua kali membobol gawang Juventus yang membawa Madrid menang 4-1 dan menjadi juara. Torehan golnya itu membawa pemain 33 tersebut menjadi yang pertama mencetak gol di tiga langgar final.

Sebelumnya, Ronaldo membobol gawang Chelsea pada final 2007/2008. Lalu dilanjutkan dengan mencetak gol ke gawang Atletico Madrid pada final 2013/2014.

5. Mengemas gol di setiap langgar fase grup

Di demam isu ini, Ronaldo sudah mengemas 14 gol di Liga Champions, dengan sembilan di antaranya dicetak di babak grup. Gol tunggalnya ke gawang Borussia Dortmund pada langgar terakhir fase grup demam isu ini menciptakan Ronaldo sebagai pemain pertama yang mencetak gol di setiap langgar fase grup.

6. 100 Gol untuk satu klub

Gol pertama Ronaldo ke gawang Paris Saint-Germain di leg pertama babak 16 besar Liga Champions demam isu ini menimbulkan pemain asal Portugal itu yang pertama mengemas 100 gol untuk satu klub, adalah Real Madrid. Dalam langgar itu Ronaldo mencetak dua gol yang membawa Madrid menang 3-1.

-----

Daftar top skor sementara Liga Champion 2017/2018:

1. Cristiano Ronaldo (Real Madrid) 14 gol
2. Wissam Ben Yedder (Sevilla) 8 gol
3. Sadio Mane (Liverpool) 7 gol
4. Harry Kane (Tottenham Hotspur) 7 gol
5. Mohamed Salah (Liverpool) 7 gol
6. Roberto Firmino (Liverpool) 7 gol
7. Edinson Cavani (Paris Saint-Germain) 7 gol
8. Neymar (Paris Saint-Germain) 6 gol
9. Lionel Messi (Barcelona) 6 gol
10. Philippe Coutinho (Liverpool/Barcelona) 5 gol

Sangat Viral Ronaldo, Top Skor Dan Rekor Di Liga Champion

 Sejarah kembali diukir Cristiano Ronaldo sesudah pemain andalan Real Madrid itu membantu  Sangat Viral Ronaldo, Top Skor  dan Rekor di Liga Champion

Sejarah kembali diukir Cristiano Ronaldo sesudah pemain andalan Real Madrid itu membantu timnya menang 3-0 atas Juventus, Rabu (4/4) dini hari WIB.

Mega bintang Portugal tersebut hanya butuh waktu kurang dari tiga menit untuk membuka skor di leg pertama perempat-final, sebelum membukukan gol salto di babak kedua.

Los Blancos bertandang ke Allianz Stadium dengan impian membawa pulang hasil memuskan dari leg pertama di kompetisi antarklub terelite Eropa. Dan, mereka sukses mendapatkannya berkat performa bintang lima Ronaldo.

Setelah memegang label sebagai top skor di kompetisi ini, pemain 33 tahun tersebut kembali mengukir sederet rekor dalam satu pertandingan.

Eks bintang Manchester United itu sekarang telah mengemas sembilan gol di Liga Champions melawan Juventus. Sebelumnya, tidak ada pemain yang bisa mencetak gol sebanyak itu melawan tim yang sama.

Sepasang gol Ronaldo juga membawanya mengukir 39 gol di semua kompetisi demam isu ini – lebih banyak dari pemain lain di lima liga top Eropa.

Ia juga menjadi pemain pertama sepanjang sejarah Liga Champions yang mencetak gol di sepuluh penampilan berturut-turut. Kini, Ronaldo berharap mencetak lebih banyak gol untuk membantu Los Blancos merengkuh gelar UCL ketiga beruntun.
Catatan 10 pertandingan itu dihitung semenjak final demam isu 2016/2017 di Cardiff City. Total, Ronaldo sudah mengemas 16 gol dari 10 langgar tersebut.

Berikut ini rekor-rekor yang dicetak Cristiano Ronaldo di Liga Champions menyerupai dikutip dari Squawka:

1. 100 gol pertama

Cristiano Ronaldo menjadi pemain pertama yang mencetak 100 gol di Liga Champions, baik ketika menjadi pemain Manchester United atau Madrid. Gol ke-100 Ronaldo di Liga Champions itu dibentuk ketika hattrick ke gawang Bayern Munchen di leg kedua perempat final demam isu 2016/2017.

2. 50 Gol pertama di babak gugur

Di semifinal Liga Champions 2016/2017, Ronaldo menjadi pemain pertama yang mencetak 50 gol di babak gugur. Ketika itu, Ronaldo mencetak hattrick ke gawang Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Liga Champions demam isu lalu.

3. Hattrick beruntun

Selain mencetak 50 gol di babak gugur, Ronaldo juga menjadi yang pertama dalam mencetak hattrick berturut-turut di Liga Champions. Setelah mengemas tiga gol ke gawang Munchen di leg kedua perempat final Liga Champions 2016/206, Ronaldo kembali hattrick ke gawang Atletico di leg pertama semifinal demam isu tersebut.

4. Mencetak gol di tiga langgar final

Pada final Liga Champions demam isu lalu, Ronaldo dua kali membobol gawang Juventus yang membawa Madrid menang 4-1 dan menjadi juara. Torehan golnya itu membawa pemain 33 tersebut menjadi yang pertama mencetak gol di tiga langgar final.

Sebelumnya, Ronaldo membobol gawang Chelsea pada final 2007/2008. Lalu dilanjutkan dengan mencetak gol ke gawang Atletico Madrid pada final 2013/2014.

5. Mengemas gol di setiap langgar fase grup

Di demam isu ini, Ronaldo sudah mengemas 14 gol di Liga Champions, dengan sembilan di antaranya dicetak di babak grup. Gol tunggalnya ke gawang Borussia Dortmund pada langgar terakhir fase grup demam isu ini menciptakan Ronaldo sebagai pemain pertama yang mencetak gol di setiap langgar fase grup.

6. 100 Gol untuk satu klub

Gol pertama Ronaldo ke gawang Paris Saint-Germain di leg pertama babak 16 besar Liga Champions demam isu ini menimbulkan pemain asal Portugal itu yang pertama mengemas 100 gol untuk satu klub, adalah Real Madrid. Dalam langgar itu Ronaldo mencetak dua gol yang membawa Madrid menang 3-1.

-----

Daftar top skor sementara Liga Champion 2017/2018:

1. Cristiano Ronaldo (Real Madrid) 14 gol
2. Wissam Ben Yedder (Sevilla) 8 gol
3. Sadio Mane (Liverpool) 7 gol
4. Harry Kane (Tottenham Hotspur) 7 gol
5. Mohamed Salah (Liverpool) 7 gol
6. Roberto Firmino (Liverpool) 7 gol
7. Edinson Cavani (Paris Saint-Germain) 7 gol
8. Neymar (Paris Saint-Germain) 6 gol
9. Lionel Messi (Barcelona) 6 gol
10. Philippe Coutinho (Liverpool/Barcelona) 5 gol

Sangat Viral Jessica Lolos Menjadi Relawan Piala Dunia 2018 Di Rusia

Jessica Lolos Menjadi Relawan Piala Dunia  Sangat Viral Jessica Lolos Menjadi Relawan Piala Dunia 2018 di Rusia

Dua tahun menunggu, Jessica hasilnya terpilih jadi relawan Piala Dunia 2018 di Rusia. Ketika kesempatan sudah terbuka, Jessica malah belum bisa memastikan keberangkatannya. Biaya menjadi hambatan utama.

Surat elektronik yang dinanti-nanti hasilnya tiba. Tanggal 21 Maret kemudian menjadi hari yang tak akan dilupakan Jessica. Gadis 23 tahun itu menerima surat elektronik dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). E-mail dari FIFA itu menawari Jessica untuk menjadi relawan Piala Dunia pada Juni untuk posisi akreditasi. Dia menyisihkan cukup banyak pendaftar. "Sebenarnya nggak kepikiran bakal kepilih. Tapi, pas dibuka kok lolos. Dibaca berkali-kali, nggak salah kirim ini," kata Jessica dikala ditemui Jawa Pos di Cimahi Jumat pekan kemudian (30/3).

Sejatinya, mahasiswi semester dua Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Yapari ABA Bandung itu sudah mendapatkan e-mail kepastian lolos dari FIFA pada Februari Namun, Jessica gres yakin sesudah mendapatkan e-mail pada 21 Maret. Isinya, tawar­an posisi sebagai relawan di bidang akreditasi. "Proses awalnya semenjak 2016, gres sanggup kepastian yang di e-mail terakhir itu," ujarnya.

Jika merunut dari proses awal, seleksi untuk relawan Piala Dunia 2018 memang dilakukan bertahap. FIFA pada 2016 membuka kesempatan relawan untuk dua acara sekaligus. Yakni, Piala Konfederasi 2017 dan Piala Dunia 2018. Jessica yang terbiasa menjadi relawan guru bahasa Inggris untuk anak SD hingga Sekolah Menengan Atas melamar untuk dua acara itu. "Yang konfederasi gagal, oh ya sudah. Makanya, pas sanggup e-mail Februari sudah feeling paling nggak kepilih lagi. Eh, ternyata lolos," sambungnya.

Seleksi menjadi relawan dilakukan dalam dua tahap. Tes pertama ialah kemampuan bahasa Inggris melalui sejumlah soal seakan-akan tes melamar kerja. Tes kedua ialah wawancara via Skype. Dia ingat betul ketika itu menjalani wawancara pribadi dengan pihak FIFA pada 22 November 2016 pukul 20.00 WIB. "Saya pilih jam 8 malam alasannya ialah waktu itu masih bekerja. Sekalian juga semoga jadwal yang di sana (Eropa) tidak terlalu malam," ujar karyawan salah satu perusahaan biro obat dan makanan itu.

Wawancara selama 40 menit via Skype dilakoni apa adanya. Bahkan, dikala ditanya mengapa menentukan menjadi relawan event sepak bola, Jessica menjawab bahwa dirinya hanya ingin menjadi relawan. Bukan tertarik dengan sepak bolanya. Dikatakan, menjadi relawan ialah salah satu ketertarikannya, dengan tidak menentukan posisi. "Makanya, saya kaget juga kenapa kepilih. Waktu itu bilang emang nggak suka bola. Tapi, pertanyaan-pertanyaan lain memang lebih mengarah ke personality," ungkapnya.

Meski begitu, Jessica dikala ini mulai berguru sedikit wacana sepak bola dan sejarah Piala Dunia melalui video online pembinaan yang dikirim FIFA. Mulai sejarah pertama Piala Dunia, nama-nama pemain legenda Rusia, termasuk sejarah stadion daerah perhelatan Piala Dunia nanti. Jessica juga sudah menerima kepastian akan ditugaskan di Kota Nizhny Novgorod. Stadion dengan kapasitas 45 ribu penonton itu menerima kesempatan menghelat empat jadwal pertandingan, salah satunya ialah Argentina vs Kroasia.

"Saya juga sudah dikasih panduan. Kalau jadi relawan, yang harus dilakuin itu ini, ini, ini. Larangannya juga ini, ini, ini. Semua dikasih via e-mail." Setelah memastikan terpilih, Jessica juga mengetahui bahwa panitia FIFA hanya menanggung biaya hidup relawan dikala berada di Rusia. Lebih spesifik lagi, FIFA hanya menanggung daerah tinggal dan makan selama relawan itu bekerja. Artinya, dikala menerima sif kerja pagi, Jessica hanya menerima jatah makan pagi. Jessica harus mencari biaya sendiri mulai tiket pesawat Rusia-Indonesia pergi pulang hingga biaya makan di luar sif kerja. "Total biaya yang saya butuhkan sekitar Rp 49 juta. Kalau biaya sendiri, mana mungkin," sambungnya.

Meski anak tunggal, semenjak lulus Sekolah Menengan Atas pada 2012, Jessica tidak bisa pribadi kuliah alasannya ialah harus bekerja lebih dahulu me­ngumpulkan biaya. "Karena pas 2012 mau kuliah, papa keluar dari pekerjaan di Kalimantan. Otomatis ekonomi susah. Mama bilang waktu itu kalau buat uang masuk kuliah ada, tapi seterusnya belum. Pilihannya kuliah atau kerja. Saya pilih kerja dulu," ujar anak Heryanto Wijaya, 49, dan Linawati, 50, itu.

Setelah bekerja lima tahun, Jessica hasilnya memenuhi impian untuk kuliah pada 2017. Penghasilannya bekerja dipakai untuk biaya kuliah sambil tetap membagi waktu untuk bekerja. Jessica tidak mau merepotkan sang papa yang gres beberapa bulan ini menjadi driver ojek online dan mamanya yang selama ini membuka warung. "Jadi, teman-teman saya sudah pada lulus, saya gres semester dua, hahaha," katanya.

Hal itulah yang menciptakan Jessica berusaha mencari sponsor biaya melalui situs bantuan kitabisa. Jessica harus mencari dana sponsor alasannya ialah tidak bisa mengandalkan penghasilannya selama bekerja. Untuk dana terbang ke Rusia, Jessica mengaku bantuan di kitabisa belum signifikan. "Terakhir lihat gres Rp 200-an ribu, hehehe." Semangat Jessica untuk menuju Rusia juga sempat terganggu oleh pekerjaan. Ketika mengutarakan niatnya untuk cuti tanpa tanggungan honor kepada atasannya, Jessica menerima tanggapan yang mengejutkan.

"Bos saya malah bilang, gak usah galau. Pilihan kau cuma dua, tetap berangkat namun nanti cari kerjaan lain sesudah pulang atau kau tolak proposal (ke Rusia) itu," cetusnya. Jessica mengaku sempat shock dengan tanggapan atasannya tersebut. Betapa tidak, kesempatannya untuk menjadi relawan sekaligus mengasah kemampuan bahasa Inggris-nya di Rusia melayang. Dia juga semakin resah melihat grup Facebook para relawan Piala Dunia yang beliau ikuti alasannya ialah lebih banyak didominasi sudah menerima izin atau cuti dari perusahaannya.

"Saya sempat sakit hati. Sampai saya unfollow semua gosip FIFA, saya unfollow grup Facebook, e-mail apa pun saya cuekin. Lepasin aja, udahlah nggak dikejar lagi mimpinya," ceritanya. Namun, semenjak mengabaikan semua hal terkait Piala Dunia, justru semakin kepikiran. "Ada yang bilang, daripada sakit hati, bagusnya usahakan semampu yang kau bisa untuk berangkat," sebutnya. Setelah itu, Jessica merasa tidak terbebani dengan posisinya dikala ini.

Dia masih berusaha sekuat tenaga untuk mencari sponsor. Namun, di sisi lain, Jessica mengaku akan legawa jikalau memang hingga batas selesai nanti dirinya tidak menerima cukup dana. "Kalaupun saya berhasil berangkat, mungkin saya akan meninggalkan kantor. Kalau nggak berhasil, yang penting saya sudah berusaha," ungkapnya sambil tersenyum.

Sumber : Jawa Pos

Sangat Viral Jessica Lolos Menjadi Relawan Piala Dunia 2018 Di Rusia

Jessica Lolos Menjadi Relawan Piala Dunia  Sangat Viral Jessica Lolos Menjadi Relawan Piala Dunia 2018 di Rusia

Dua tahun menunggu, Jessica hasilnya terpilih jadi relawan Piala Dunia 2018 di Rusia. Ketika kesempatan sudah terbuka, Jessica malah belum bisa memastikan keberangkatannya. Biaya menjadi hambatan utama.

Surat elektronik yang dinanti-nanti hasilnya tiba. Tanggal 21 Maret kemudian menjadi hari yang tak akan dilupakan Jessica. Gadis 23 tahun itu menerima surat elektronik dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). E-mail dari FIFA itu menawari Jessica untuk menjadi relawan Piala Dunia pada Juni untuk posisi akreditasi. Dia menyisihkan cukup banyak pendaftar. "Sebenarnya nggak kepikiran bakal kepilih. Tapi, pas dibuka kok lolos. Dibaca berkali-kali, nggak salah kirim ini," kata Jessica dikala ditemui Jawa Pos di Cimahi Jumat pekan kemudian (30/3).

Sejatinya, mahasiswi semester dua Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Yapari ABA Bandung itu sudah mendapatkan e-mail kepastian lolos dari FIFA pada Februari Namun, Jessica gres yakin sesudah mendapatkan e-mail pada 21 Maret. Isinya, tawar­an posisi sebagai relawan di bidang akreditasi. "Proses awalnya semenjak 2016, gres sanggup kepastian yang di e-mail terakhir itu," ujarnya.

Jika merunut dari proses awal, seleksi untuk relawan Piala Dunia 2018 memang dilakukan bertahap. FIFA pada 2016 membuka kesempatan relawan untuk dua acara sekaligus. Yakni, Piala Konfederasi 2017 dan Piala Dunia 2018. Jessica yang terbiasa menjadi relawan guru bahasa Inggris untuk anak SD hingga Sekolah Menengan Atas melamar untuk dua acara itu. "Yang konfederasi gagal, oh ya sudah. Makanya, pas sanggup e-mail Februari sudah feeling paling nggak kepilih lagi. Eh, ternyata lolos," sambungnya.

Seleksi menjadi relawan dilakukan dalam dua tahap. Tes pertama ialah kemampuan bahasa Inggris melalui sejumlah soal seakan-akan tes melamar kerja. Tes kedua ialah wawancara via Skype. Dia ingat betul ketika itu menjalani wawancara pribadi dengan pihak FIFA pada 22 November 2016 pukul 20.00 WIB. "Saya pilih jam 8 malam alasannya ialah waktu itu masih bekerja. Sekalian juga semoga jadwal yang di sana (Eropa) tidak terlalu malam," ujar karyawan salah satu perusahaan biro obat dan makanan itu.

Wawancara selama 40 menit via Skype dilakoni apa adanya. Bahkan, dikala ditanya mengapa menentukan menjadi relawan event sepak bola, Jessica menjawab bahwa dirinya hanya ingin menjadi relawan. Bukan tertarik dengan sepak bolanya. Dikatakan, menjadi relawan ialah salah satu ketertarikannya, dengan tidak menentukan posisi. "Makanya, saya kaget juga kenapa kepilih. Waktu itu bilang emang nggak suka bola. Tapi, pertanyaan-pertanyaan lain memang lebih mengarah ke personality," ungkapnya.

Meski begitu, Jessica dikala ini mulai berguru sedikit wacana sepak bola dan sejarah Piala Dunia melalui video online pembinaan yang dikirim FIFA. Mulai sejarah pertama Piala Dunia, nama-nama pemain legenda Rusia, termasuk sejarah stadion daerah perhelatan Piala Dunia nanti. Jessica juga sudah menerima kepastian akan ditugaskan di Kota Nizhny Novgorod. Stadion dengan kapasitas 45 ribu penonton itu menerima kesempatan menghelat empat jadwal pertandingan, salah satunya ialah Argentina vs Kroasia.

"Saya juga sudah dikasih panduan. Kalau jadi relawan, yang harus dilakuin itu ini, ini, ini. Larangannya juga ini, ini, ini. Semua dikasih via e-mail." Setelah memastikan terpilih, Jessica juga mengetahui bahwa panitia FIFA hanya menanggung biaya hidup relawan dikala berada di Rusia. Lebih spesifik lagi, FIFA hanya menanggung daerah tinggal dan makan selama relawan itu bekerja. Artinya, dikala menerima sif kerja pagi, Jessica hanya menerima jatah makan pagi. Jessica harus mencari biaya sendiri mulai tiket pesawat Rusia-Indonesia pergi pulang hingga biaya makan di luar sif kerja. "Total biaya yang saya butuhkan sekitar Rp 49 juta. Kalau biaya sendiri, mana mungkin," sambungnya.

Meski anak tunggal, semenjak lulus Sekolah Menengan Atas pada 2012, Jessica tidak bisa pribadi kuliah alasannya ialah harus bekerja lebih dahulu me­ngumpulkan biaya. "Karena pas 2012 mau kuliah, papa keluar dari pekerjaan di Kalimantan. Otomatis ekonomi susah. Mama bilang waktu itu kalau buat uang masuk kuliah ada, tapi seterusnya belum. Pilihannya kuliah atau kerja. Saya pilih kerja dulu," ujar anak Heryanto Wijaya, 49, dan Linawati, 50, itu.

Setelah bekerja lima tahun, Jessica hasilnya memenuhi impian untuk kuliah pada 2017. Penghasilannya bekerja dipakai untuk biaya kuliah sambil tetap membagi waktu untuk bekerja. Jessica tidak mau merepotkan sang papa yang gres beberapa bulan ini menjadi driver ojek online dan mamanya yang selama ini membuka warung. "Jadi, teman-teman saya sudah pada lulus, saya gres semester dua, hahaha," katanya.

Hal itulah yang menciptakan Jessica berusaha mencari sponsor biaya melalui situs bantuan kitabisa. Jessica harus mencari dana sponsor alasannya ialah tidak bisa mengandalkan penghasilannya selama bekerja. Untuk dana terbang ke Rusia, Jessica mengaku bantuan di kitabisa belum signifikan. "Terakhir lihat gres Rp 200-an ribu, hehehe." Semangat Jessica untuk menuju Rusia juga sempat terganggu oleh pekerjaan. Ketika mengutarakan niatnya untuk cuti tanpa tanggungan honor kepada atasannya, Jessica menerima tanggapan yang mengejutkan.

"Bos saya malah bilang, gak usah galau. Pilihan kau cuma dua, tetap berangkat namun nanti cari kerjaan lain sesudah pulang atau kau tolak proposal (ke Rusia) itu," cetusnya. Jessica mengaku sempat shock dengan tanggapan atasannya tersebut. Betapa tidak, kesempatannya untuk menjadi relawan sekaligus mengasah kemampuan bahasa Inggris-nya di Rusia melayang. Dia juga semakin resah melihat grup Facebook para relawan Piala Dunia yang beliau ikuti alasannya ialah lebih banyak didominasi sudah menerima izin atau cuti dari perusahaannya.

"Saya sempat sakit hati. Sampai saya unfollow semua gosip FIFA, saya unfollow grup Facebook, e-mail apa pun saya cuekin. Lepasin aja, udahlah nggak dikejar lagi mimpinya," ceritanya. Namun, semenjak mengabaikan semua hal terkait Piala Dunia, justru semakin kepikiran. "Ada yang bilang, daripada sakit hati, bagusnya usahakan semampu yang kau bisa untuk berangkat," sebutnya. Setelah itu, Jessica merasa tidak terbebani dengan posisinya dikala ini.

Dia masih berusaha sekuat tenaga untuk mencari sponsor. Namun, di sisi lain, Jessica mengaku akan legawa jikalau memang hingga batas selesai nanti dirinya tidak menerima cukup dana. "Kalaupun saya berhasil berangkat, mungkin saya akan meninggalkan kantor. Kalau nggak berhasil, yang penting saya sudah berusaha," ungkapnya sambil tersenyum.

Sumber : Jawa Pos

Sangat Viral Jessica Lolos Menjadi Relawan Piala Dunia 2018 Di Rusia

Jessica Lolos Menjadi Relawan Piala Dunia  Sangat Viral Jessica Lolos Menjadi Relawan Piala Dunia 2018 di Rusia

Dua tahun menunggu, Jessica hasilnya terpilih jadi relawan Piala Dunia 2018 di Rusia. Ketika kesempatan sudah terbuka, Jessica malah belum bisa memastikan keberangkatannya. Biaya menjadi hambatan utama.

Surat elektronik yang dinanti-nanti hasilnya tiba. Tanggal 21 Maret kemudian menjadi hari yang tak akan dilupakan Jessica. Gadis 23 tahun itu menerima surat elektronik dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). E-mail dari FIFA itu menawari Jessica untuk menjadi relawan Piala Dunia pada Juni untuk posisi akreditasi. Dia menyisihkan cukup banyak pendaftar. "Sebenarnya nggak kepikiran bakal kepilih. Tapi, pas dibuka kok lolos. Dibaca berkali-kali, nggak salah kirim ini," kata Jessica dikala ditemui Jawa Pos di Cimahi Jumat pekan kemudian (30/3).

Sejatinya, mahasiswi semester dua Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Yapari ABA Bandung itu sudah mendapatkan e-mail kepastian lolos dari FIFA pada Februari Namun, Jessica gres yakin sesudah mendapatkan e-mail pada 21 Maret. Isinya, tawar­an posisi sebagai relawan di bidang akreditasi. "Proses awalnya semenjak 2016, gres sanggup kepastian yang di e-mail terakhir itu," ujarnya.

Jika merunut dari proses awal, seleksi untuk relawan Piala Dunia 2018 memang dilakukan bertahap. FIFA pada 2016 membuka kesempatan relawan untuk dua acara sekaligus. Yakni, Piala Konfederasi 2017 dan Piala Dunia 2018. Jessica yang terbiasa menjadi relawan guru bahasa Inggris untuk anak SD hingga Sekolah Menengan Atas melamar untuk dua acara itu. "Yang konfederasi gagal, oh ya sudah. Makanya, pas sanggup e-mail Februari sudah feeling paling nggak kepilih lagi. Eh, ternyata lolos," sambungnya.

Seleksi menjadi relawan dilakukan dalam dua tahap. Tes pertama ialah kemampuan bahasa Inggris melalui sejumlah soal seakan-akan tes melamar kerja. Tes kedua ialah wawancara via Skype. Dia ingat betul ketika itu menjalani wawancara pribadi dengan pihak FIFA pada 22 November 2016 pukul 20.00 WIB. "Saya pilih jam 8 malam alasannya ialah waktu itu masih bekerja. Sekalian juga semoga jadwal yang di sana (Eropa) tidak terlalu malam," ujar karyawan salah satu perusahaan biro obat dan makanan itu.

Wawancara selama 40 menit via Skype dilakoni apa adanya. Bahkan, dikala ditanya mengapa menentukan menjadi relawan event sepak bola, Jessica menjawab bahwa dirinya hanya ingin menjadi relawan. Bukan tertarik dengan sepak bolanya. Dikatakan, menjadi relawan ialah salah satu ketertarikannya, dengan tidak menentukan posisi. "Makanya, saya kaget juga kenapa kepilih. Waktu itu bilang emang nggak suka bola. Tapi, pertanyaan-pertanyaan lain memang lebih mengarah ke personality," ungkapnya.

Meski begitu, Jessica dikala ini mulai berguru sedikit wacana sepak bola dan sejarah Piala Dunia melalui video online pembinaan yang dikirim FIFA. Mulai sejarah pertama Piala Dunia, nama-nama pemain legenda Rusia, termasuk sejarah stadion daerah perhelatan Piala Dunia nanti. Jessica juga sudah menerima kepastian akan ditugaskan di Kota Nizhny Novgorod. Stadion dengan kapasitas 45 ribu penonton itu menerima kesempatan menghelat empat jadwal pertandingan, salah satunya ialah Argentina vs Kroasia.

"Saya juga sudah dikasih panduan. Kalau jadi relawan, yang harus dilakuin itu ini, ini, ini. Larangannya juga ini, ini, ini. Semua dikasih via e-mail." Setelah memastikan terpilih, Jessica juga mengetahui bahwa panitia FIFA hanya menanggung biaya hidup relawan dikala berada di Rusia. Lebih spesifik lagi, FIFA hanya menanggung daerah tinggal dan makan selama relawan itu bekerja. Artinya, dikala menerima sif kerja pagi, Jessica hanya menerima jatah makan pagi. Jessica harus mencari biaya sendiri mulai tiket pesawat Rusia-Indonesia pergi pulang hingga biaya makan di luar sif kerja. "Total biaya yang saya butuhkan sekitar Rp 49 juta. Kalau biaya sendiri, mana mungkin," sambungnya.

Meski anak tunggal, semenjak lulus Sekolah Menengan Atas pada 2012, Jessica tidak bisa pribadi kuliah alasannya ialah harus bekerja lebih dahulu me­ngumpulkan biaya. "Karena pas 2012 mau kuliah, papa keluar dari pekerjaan di Kalimantan. Otomatis ekonomi susah. Mama bilang waktu itu kalau buat uang masuk kuliah ada, tapi seterusnya belum. Pilihannya kuliah atau kerja. Saya pilih kerja dulu," ujar anak Heryanto Wijaya, 49, dan Linawati, 50, itu.

Setelah bekerja lima tahun, Jessica hasilnya memenuhi impian untuk kuliah pada 2017. Penghasilannya bekerja dipakai untuk biaya kuliah sambil tetap membagi waktu untuk bekerja. Jessica tidak mau merepotkan sang papa yang gres beberapa bulan ini menjadi driver ojek online dan mamanya yang selama ini membuka warung. "Jadi, teman-teman saya sudah pada lulus, saya gres semester dua, hahaha," katanya.

Hal itulah yang menciptakan Jessica berusaha mencari sponsor biaya melalui situs bantuan kitabisa. Jessica harus mencari dana sponsor alasannya ialah tidak bisa mengandalkan penghasilannya selama bekerja. Untuk dana terbang ke Rusia, Jessica mengaku bantuan di kitabisa belum signifikan. "Terakhir lihat gres Rp 200-an ribu, hehehe." Semangat Jessica untuk menuju Rusia juga sempat terganggu oleh pekerjaan. Ketika mengutarakan niatnya untuk cuti tanpa tanggungan honor kepada atasannya, Jessica menerima tanggapan yang mengejutkan.

"Bos saya malah bilang, gak usah galau. Pilihan kau cuma dua, tetap berangkat namun nanti cari kerjaan lain sesudah pulang atau kau tolak proposal (ke Rusia) itu," cetusnya. Jessica mengaku sempat shock dengan tanggapan atasannya tersebut. Betapa tidak, kesempatannya untuk menjadi relawan sekaligus mengasah kemampuan bahasa Inggris-nya di Rusia melayang. Dia juga semakin resah melihat grup Facebook para relawan Piala Dunia yang beliau ikuti alasannya ialah lebih banyak didominasi sudah menerima izin atau cuti dari perusahaannya.

"Saya sempat sakit hati. Sampai saya unfollow semua gosip FIFA, saya unfollow grup Facebook, e-mail apa pun saya cuekin. Lepasin aja, udahlah nggak dikejar lagi mimpinya," ceritanya. Namun, semenjak mengabaikan semua hal terkait Piala Dunia, justru semakin kepikiran. "Ada yang bilang, daripada sakit hati, bagusnya usahakan semampu yang kau bisa untuk berangkat," sebutnya. Setelah itu, Jessica merasa tidak terbebani dengan posisinya dikala ini.

Dia masih berusaha sekuat tenaga untuk mencari sponsor. Namun, di sisi lain, Jessica mengaku akan legawa jikalau memang hingga batas selesai nanti dirinya tidak menerima cukup dana. "Kalaupun saya berhasil berangkat, mungkin saya akan meninggalkan kantor. Kalau nggak berhasil, yang penting saya sudah berusaha," ungkapnya sambil tersenyum.

Sumber : Jawa Pos

Rabu, 04 April 2018

Sangat Viral Tendangan Salto Ronaldo Kandaskan Dendam Juventus

Tendangan Salto Ronaldo Kandaskan Dendam Jumventus Sangat Viral Tendangan Salto Ronaldo Kandaskan Dendam Juventus

Awalnya Juventus berharap pertemuannya di perempat final Liga Champion dengan Real Madris, bisa membalaskan dendam kekalahan 4-1 di Final Liga Champion demam isu lalu. Namun, Real Madrid justeru kembali berjaya. Bertemu Juventus dalam langgar leg pertama babak perempat final Liga Champions demam isu 2017/18 yang dihelat di Stadion Allianz, Rabu (4/4/2018) dini hari, Madrid sukses meraih kemenangan dengan skor 3-0. Dua dari tiga gol Madrid dicetak oleh Cristiano Ronaldo, ditambah satu gol dari Marcelo.

Berkat kemenangan ini, Madrid membuka peluang mereka untuk lolos ke babak semifinal Liga Champions demam isu 2017/18. Sedangkan bagi Juventus, kekalahan ini menciptakan langkah mereka melaju ke babak semifinal akan menjadi lebih berat, meski masih ada leg kedua yang akan dihelat di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis, 12 April nanti.

***

Di hadapan puluhan ribu suporter yang memadati Stadion Allianz, Juventus selaku tuan rumah turun dengan gugusan dasar 4-4-2. Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain menjadi duet penyerang di depan, diapit oleh Alex Sandro, Sami Khedira, Rodrigo Bentancur, serta Douglas Costa di lini tengah. Keempat pemain tengah itu juga menjadi pelapis lini pertahanan yang dikomandoi oleh Andrea Barzagli dan Giorgio Chiellini.

Sementara itu, Real Madrid  turun dengan gugusan dasar 4-3-1-2. Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo menjadi dua pemain di depan, diapit oleh Isco yang menjadi gelandang serang di belakang duet penyerang. Berperan sebagai pengatur tempo di tengah yaitu Casemiro, Toni Kroos, dan Luka Modric. Selain menjadi pengatur tempo, ketiganya juga menjadi pelapis bek yang dipimpin oleh Raphael Varane dan Sergio Ramos.

Sejak babak pertama dimulai, Madrid sebagai tim tamu justru lebih banyak mengambil alih jalannya pertandingan. Kehadiran Modric dan Kroos, serta sosok Isco yang aktif mencari ruang di area sepertiga akhir, menciptakan permainan Los Blancos lebih hidup dibandingkan dengan Juventus.

Hasilnya terlihat pada menit ketiga. Lewat sebuah bagan serangan cepat, Madrid bisa unggul lewat sontekan Ronaldo sesudah memanfaatkan umpan dari Isco. Madrid sudah unggul 1-0 atas Juventus bahkan semenjak pertandingan belum memasuki menit kelima.

Tertinggal di awal langgar menciptakan Bianconeri eksklusif berusaha balik menekan Madrid demi mengejar ketertinggalan. Melalui dua sayap mereka, Alex Sandro dan Costa, ditopang oleh pergerakan Kwadwo Asamoah dan Mattia De Sciglio yang berperan sebagai full-back, Juventus berusaha untuk menyerang Madrid dari sisi sayap.

Namun, serangan Juventus ini menjadi sedikit tidak bertaji alasannya yaitu ketiadaan pemain yang sanggup menjadi penyambung di area sepertiga akhir. Selain itu, meski konstan menyerang dari sayap, mereka tak sanggup mengirimkan umpan-umpan matang ke arah Higuain. Penyerang asal Argentina itu bahkan harus turun sedikit ke belakang untuk menjemput bola.

Di sisi lain, Madrid nyaman menyerang alasannya yaitu mereka bisa mengatur distribusi bola dengan baik. Ronaldo beberapa kali mengancam gawang Buffon, bahkan Kroos bisa melesakkan tembakan di luar kotak penalti. Dengan segala keistimewaan ini, skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Real Madrid atas Juventus di babak pertama.

Memasuki babak kedua, situasi mulai sedikit berubah. Juventus mulai berani menekan lini pertahanan Madrid. Kembali lewat dua sisi sayap, mereka menyerang pertahanan Madrid yang dikawal oleh  Varane, Ramos, Carvajal, dan Marcelo. Sekilas, Madrid tampak kerepotan.
Apalagi, jikalau mengusut dari statistik, Juventus sempat unggul soal penguasaan bola dari Madrid di awal babak kedua ini. Mereka sempat menorehkan penguasaan bola sebanyak 52%, serta menorehkan tembakan sebanyak 8 kali, buah dari dominasi mereka atas Madrid di awal babak kedua.

Tapi, agresivitas Juventus ini malah berbuah petaka. Diawali oleh masuknya Lucas Vazquez menggantikan Karim Benzema pada menit ke-50, perlahan Madrid mulai menemukan celah untuk melaksanakan serangan balik. Hal itu pun terlihat dari dua proses gol yang terjadi bagi Madrid, masing-masing pada menit ke-64 dan 72.

Pada menit ke-64, mendapatkan umpan silang dari Carvajal, Ronaldo melaksanakan sebuah tendangan akrobatik yang menghujam keras ke gawang Buffon. Pada menit ke-72, bagan serangan apik dari sisi kanan pertahanan Juventus berujung gol brilian Marcelo yang memanfaatkan umpan dari Ronaldo. Skor menjelma 3-0 untuk keunggulan Madrid.

Tertinggal 3-0, Massimiliano Allegri mulai melaksanakan perubahan. Blaise Matuidi, Mario Mandzukic, serta Juan Cuadrado dimasukkan untuk menambah daya serang Madrid. Namun, Madrid juga tidak mau kalah. Mereka memasukkan Marco Asensio dan Mateo Kovacic biar keseimbangan permainan Madrid terjaga.

Hasilnya, di sisa 10 menit babak kedua, Madrid kembali memegang kendali permainan. Secara persentase penguasaan bola, mereka unggul dengan persentase 57%. Dari tembakan yang dilesakkan, mereka berbalik unggul dengan torehan 11 tembakan berbanding 10 tembakan. Dengan segala keunggulan ini, Madrid sukses menorehkan kemenangan 3-0 atas Juventus di leg pertama ini.